Manfaat Sistem Penampungan dan Penyaringan Air Hujan sebagai Solusi Berkelanjutan: Studi Kasus Kelurahan Balong, Girisubo, Gunung Kidul
Abstract
Kecamatan Girisubo, khususnya Kelurahan Balong, merupakan daerah dengan sumber air bersih terbatas, menjadikannya rentan terhadap masalah kekurangan air, terutama selama musim kemarau. Hal ini berdampak pada kualitas hidup masyarakat, di mana akses terhadap air bersih menjadi salah satu tantangan utama. Program ini bertujuan untuk mengembangkan sistem penampungan air hujan sebagai solusi alternatif dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat. Sistem penampungan air hujan yang dikembangkan melibatkan penggunaan bak penampungan yang terhubung dengan sistem saluran air dari atap rumah, sehingga air hujan yang jatuh dapat disalurkan dan disimpan untuk digunakan selama periode kekurangan air. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi survei lokasi untuk mengidentifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat, perancangan teknis sistem penampungan air, pelatihan masyarakat mengenai cara penggunaan dan pemeliharaan sistem, serta evaluasi implementasi program untuk memastikan keberlanjutan dan dampak positif yang maksimal. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran mereka mengenai pentingnya pengelolaan air secara berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana. Program ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pemberdayaan dan pengelolaan sumber daya air di tingkat lokal.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.24114/jpkm.v31i1.67662
Article Metrics
Abstract view : 26 timesPDF - 11 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
p-ISSN: 0852-2715 | e-ISSN: 2502-7220

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jl. Willem Iskandar Pasar. V Medan Estate.

